Selasa, 10 Oktober 2017

TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI DATA KENDARAAN BERMOTOR YANG TERDAFTAR

Nama : Risyad Abdurahman Tama
Kelas : 2KB04
NPM : 26116508
Pengantar Statistika#





TABEL  DATA DISTRIBUSI FREKUENSI 


Pengertian Data Distribusi Frekuensi

    Data yang telah diperoleh dari suatu penelitian yang masih berupa data acak yang dapat dibuat menjadi data yang berkelompok, yaitu data yang telah disusun kedalam kelas-kelas tertentu. Daftar yang memuat data berkelompok disebut distribusi frekuensi atau tabel frekuensi. Distribusi frekuensi adalah susunan data menurut kelas interval tertentu atau menurut kategori tertentu dalam sebuah daftar.

Tabel 1. Data jumlah kendaraan motor yang terdaftar (tidak termasuk TNI, Polri dan CD) dari tahun 2009 - 2013.

Tahun
Sepeda Motor
Mobil Penumpang
Mobil Beban
Mobil Bus
Ransus
Jumlah
2013
11.949.280
3.010.403
619.027
360.223
133.936
16.072.869
2012
10.825.973
2.742.414
561.918
358.895
129.113
14.618.313
2011
9.861.451
2.541.351
581.290
363.710
-
13.347. 802
2010
8.764.130
2.334.883
565.727
332.779
-
11.997.519
2009
7.518.098
2.116.282
550.924
309.385
-
10.494.689








Berdasarkan dari data tabel diatas, bisa disimpulkan bahwa jumlah pengguna sepeda motor di jakarta 4 kali lebih banyak dibanding dengan pengguna mobil, disusul oleh mobil beban dan mobil bus. Sedangkan untuk Ransus atau Kendaraan Bermotor Dinas Khusus baru terdaftar mulai tahun 2012, jumlahnya pun langsung melesat di angka 130 ribu kendaraan. Dan dapat juga disimpulkan bahwa kendaraan bermotor di Jakarta selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.








Daftar pustaka :

Sabtu, 07 Oktober 2017

REVIEW SOFTWARE VIRTUAL MACHINE

Nama : Risyad Abdurahman Tama
Kelas : 2KB04
NPM : 26116508
Sistem Operasi*

VIRTUAL MACHINE



Apasih Software Virtual Machine itu?


Software Virtual Machine adalah sebuah software yang berfungsi untuk membuat komputer virtual yang memiliki kemampuan yang sama seperti komputer asli, tergantung dari bagaimana kita men-settingnya. Singkatnya, dengan software virtual machine ini kita bisa membuat komputer didalam komputer. Menarik bukan?


Lalu kalau sudah bikin komputer didalam komputer, gunanya apa?


Gunanya banyak dong, bisa untuk dibuat "Kelinci Percobaan" untuk software-software yang dirasa kurang meyakinkan sampai mencoba sistem operasi terbaru pun bisa dilakukan lewat virtual machine ini, jadi semisal kita habis mendownload software dari web dan kita takut kalau software itu beisikan virus/malware, tinggal kita coba saja install di virtual machine lalu lihat apakah software tersebut berbahaya atau tidak untuk komputer/laptop kita hihi.
Selain itu juga kita bisa gunakan virtual machine ini untuk menginstal sistem operasi terbaru dan mengetes apakah menarik atau tidak sistem operasi tersebut tanpa menghilangkan sistem operasi kita sebelumnya. Banyak kan gunanyaa? Tidak hanya sampai disitu, virtual machine ini juga berguna bagi kita yang ingin menggunakan sistem operasi selain Windows untuk keperluan belajar. Misalnya, kita mau belajar sistem operasi Linux, kita hanya tinggal instal di virtual machine lalu pelajari deh tanpa pusing-pusing melakukan dual-boot agar bisa menggunakan sistem operasi Windows dengan Linux secara bersamaan.

Berguna bangetkan software ini? Pastilaahhh hehehe

Oiya, di sistem operasi Windows ini ada dua software virtual yang paling sering dipakai, yang pertama itu Virtual Box dan yang satunya lagi itu VMware.

Okayyy, disini kita akan menggunakan Virtual Box. Kenapa Virtual Box? Secara garis besar tidak ada bedanya Virtual Box dengan VMware, mungkin karna cocok-cocokan aja kali ya(?) hehehe dan mungkin menurut LAPTOP saya lebih ringan Virtual Box daripada VMware, So? Virtual Box yang saya pilih ^^

Disini kita akan mengenal lebih jauh tentang software virtual machine Virtual Box ini, kita mulai dari kelebihan dan kekurangannya. Yukkk!!

Kelebihan Virtual Box :

  • Adanya fitur built-in GUI untuk Cloning Virtual Machine.
  • Adanya fitur built-in Snapshot dan Multiple Snapshot.
  • Mendukung banyak disc image tipe seperti VDO, VMDK, VHD, HDD, QED dan QCOW.
  • Mendukung Multiple monitor utuk virtual machine guest. Multiple monitor dari virtual machine guest bisa ditampilkan di multiple window host machine atau didua layar asli host.
  • Sering mendapatkan update.
  • Adanya pengaturan virtual machine seperti VBoxManage.

Kekurangan Virtual Box :

  • Tidak bisa mengakses NAT (Network Adress Translation) dari virtual machine guest tanpa mengaktifkan port forwarding dari host.
  • NAT dari virtual machine guest terisolasi dari yang lainnya dan tidak bisa terhubung dengan yang lainnya.
  • Hanya bisa menggunakan 8 vNIC untuk virtual machine guest.
  • Tidak didukung dengan hardware virtualisasi.

Sekarang sudah tau kan apa aja kelebihan dan kekurangan Virtual Box? Virtual Box ini lemah dalam segi jaringannya karna harus di shutdown dulu baru bisa setting /ubah jaringannya, jadi tidak bisa diubah dari dalam.

Sudah mulai penasaran dengan Virtual Box ? Yuk kita Instal !!!



Pertama, download dulu software Virtual Box nya disini


Lalu install !!! gampang kok tinggal "OK" aja terus gaada settingan khusus hihihi

Setelah itu buka Virtual Box dan akan muncul tampilan seperti berikut :



Nah ini tampilan awal dari Virtual Box. Sebelumnya saya sudah pernah coba, bisa dilihat itu ada beberapa percobaan saya hehhe^^.
Lanjuttt, sekarang klik "New" dipojok kiri atas lalu akan muncul seperti ini :



Dikolom Nama kita isi nama untuk percobaannya, ya sebelumnya tentukan dulu sistem operasi apa yang ingin kita install melalui virtual box ini. Disini saya akan menginstal Ubuntu versi 14. Selanjutnya dikolom Type pilih Linux, karna ubuntu itu kernelnya linux. Dan pada kolom Version pilih Ubuntu. Lalu NEXT.


Setelah itu yang akan kita lakukan adalah menentukan berapa size RAM yang akan kita gunakan. Seperti yang saya katakan diawal, kita bisa membuat komputer yang memiliki kemampuan yang sama seperti komputer asli! disini kita men-settingnya.


Nah setelah kita men-setting RAM, kita tentukan juga Hard Drive atau HardDisk lah ya bahasa awamnyaa hehehe. Disana ada pilihan Jangan buat hard drive, Buat hard drive sekarang dan gunakan hard drive yang ada. Akan saya jelaskan ya, jadi yang pertama itu pilihan jika kita tidak ingin menggunakan hard drive, entah saya juga belum pernah coba memilih opsi ini tetapi yang jelas kalau memilih opsi ini kita tidak memiliki hard drive tempat menyimpan file. Yang kedua, itu pilihan yang biasa dipilih yaitu buat hard drive. Yang pasti harus ada space memory kosong ya untuk hard drive percobaan ini ^^. Dan yang terakhir adalah menggunakan hard drive yang ada, saya tidak pernah memilih opsi ini juga, tetapi mungkin di opsi ini memungkinkan untuk memakai hard drive percobaan sebelumnya yang hard drivenya belum terhapus. Setelah memilih, klik CREATE.



Selanjutnya kita pilih Type dari hard drive yang akan kita instal. Semua punya jenis dan fungsinya masing-masing, tetapi yang biasa di pakai untuk membuat percobaan itu VDI. Jika sudah klik NEXT


Setelah itu ada Dynamically Allocated dan Fixed Size. Okayy disini akan saya jelaskan setau saya yaa, Pilihan pertama atau Dymanically Allocated itu jadi hard drivenya tidak pasti ukurannya atau bisa dibilang mengikuti keperluan kita. tapi tidak melebihi size yang nanti akan ditentukan oleh kita. Kalau Fixed Size itu mengikuti berapa size yang nanti ditentukan oleh kita. Jadi lebih bagus kita memilih yang pilihan pertama karna jika kita hanya untuk belajar saja, otomatis tidak memerlukan banyak memory kan? Tetapi tetap pilihan ada ditangan anda heheh^^. Jika sudah memilih, klik NEXT.



Nah disini kita menentukan berapa space memory yang kita inginkan untuk percobaan instalasi sistem operasi kita ini. Disini saya menggunakan 30 GigaByte untuk space memorynya. Kalau sudah klik CREATE.




Jika sudah selesai maka akan terbuat datanya seperti yang sudah saya beri kotak biru. Setelah itu mari kita setting CD/DVDnya dan Networknya, klik yang saya bulatkan warna merah.


Nah setelah masuk kemenu setting, ikuti stepnya, dan step ke 3 itu pilih kita ingin menggunakan ISO sistem operasi yang mana. Oiya pastikan anda sudah punya ISOnya yaa, kalau belum berarti download dulu ^^ . Disini saya menggunakan ISO Ubuntu 14. 


Setelah itu klik Network lalu Ganti jaringan jadi Host-Only Adapter. Kenapa Host-only? agar Percobaan sistem operasi di virtual box bisa mendapat koneksi jaringan dari komputer induknya, jadi didalam komputer virtual kita tetap masih bisa mengakses internet. Dan pastikan Host-Onlynya dalam posisi ON ya seperti berikut : 


Bagi yang belum tau maksud saya ON dan OFF, sudah saya beri penjelasan pada gambar diatas. Dan cara meng-ON/OFF kannya tinggal klik kanan lalu pilih ENABLE/DISABLE. Setelah itu jika sudah klik OK. Lalu klik START. 


Lalu ikuti step instalasinya dan Selamat anda berhasil menginstal virtual komputer di Virtual Box !!!. 




Jika anda ingin mematikan/menshutdown virtual komputernya, anda tinggal klik MACHINE dan klik Close. Lalu nanti akan muncul pilihan shutdown, pilih Power Off The Machine.



Dan Selesailah Review dan cara menggunakan Virtual Box. Sampai jumpa di Post selanjutnya !!! ^^.











.

Pengaplikasian "ABAH" Smart Home dari Mockup ke aplikasi yang sebenarnya

"ABAH" Automatic Based Home Aplikasi Smart Home ini awalnya terbentuk dari sebuah pemikiran yang sangat sederhana yaitu u...