Nama : Risyad Abdurahman Tama
Kelas : 1KB01
NPM : 26116508
Tugas Bahasa Indonesia
Sistem Tertanam Berbasis Linux (Embedded System)
Linux adalah suatu kesatuan software yang saling terintegrasi membentuk sebuah
sistem operasi yang cukup handal dan stabil. GNU/Linux merupakan sistem
operasi multitasking, dan sekaligus multiuser.
Disebut multitasking karena GNU/Linux dapat
mengatur sharing CPU dari tugas-tugas yang sedang dieksekusi. Setiap tugas
(task) mendapatkan sumber daya perangkat keras yang sama. GNU/Linux harus
dapat memroses setiap tugas (task) dalam waktu yang sangat singkat. Beberapa
tugas memiliki prioritas tertinggi sehingga diperlukan juga
prioritas pemakaian sumber daya CPU ke tugas tersebut.
Salah satu keunggulan dari sistem operasi
multitasking adalah kemampuan dari sistem operasi tersebut untuk dapat
menjalankan tugas-tugas yang berbeda secara simultan.
Bagaiamana sebuah komputer dapat dikatakan
multiuser?, Cukup sederhana saja, yakni pengguna dapat menggunakan
komputer yang sama pada waktu yang bersamaan dan tetap terjadi proses
pemisahan informasi antara pengguna yang ada. Sistem operasi multiuser
harus mampu mengakomodasikan koneksi lebih dari satu user ke sistem secara
simultan.
(Azikin, 2007).
Linux merupakan sistem operasi yang bersifat modular, sehingga mudah untuk
dilakukan penyesuaian (configurable) terhadap lingkungan pengoprasian
dengan cara mengurangi program utility, tools, dan services lainnya
yang tidak diperlukan dalam embedded system. Linux telah berhasil dijalankan
pada prosessor dengan berbagai arsitektur dan berbagai tipe CPU.
keuntungan menggunakan linux diantaranya, linux merupakan
OS Open Source yang telah banyak mendukung device, sistem file, protokol
jaringan, memperbaiki bugs, serta terus menambah layanan baru secara
konstan dan teruji karena didukung oleh komunitas pemrograman dan
pengguna yang sangat besar.
(Dwi, 2009).
Sistem operasi waktu-nyata (Real-Time Operating Sistem) merupakan
perangkat lunak sistem yang berseluler mengatur resource
yang disediakan oleh perangkat keras dan menyediakan fasilitas
pemrograman untuk digunakan oleh aplikasi. Sistem operasi waktu nyata
memiliki karakteristik yang berbeda dengan sistem operasi biasa,
sehingga tidak semua sistem operasi bisa disebut sebagai sebuah sistem
operasi waktu nyata.
(Laplante, 2008).
Dewasa ini dengan adanya prosesor yang memiliki kecepatan komputasi tinggi,
sering memicu pertanyaan apakah Real-time OS masih diperlukan dalam sebuah
sistem embedded. Real-time OS (RTOS) dirancang untuk bekerja sangat cepat
dan dapat memberikan respons yang dapat diprediksi meskipun berjalan di
prosesor yang memiliki komputasi rendah. Sebagai contoh, prosesor yang
dipergunakan di bidang automotif merupakan 32 bit prosesor dengan clock rate
600MHz. Meskipun jauh lebih rendah dibanding prosesor yang terdapat pada
laptop atau komputer pada umumnya, secara keseluruhan sistem komputer ini
mampu memberikan respons waktu yang lebih cepat dan terprediksi dibanding
PC yang menggunakan General Purpose Operating System (GPOS) seperti
Microsoft Windows dan Linux. Penggunaan prosesor dengan clock rate rendah
memiliki keunggulan dari sisi harga lebih ekonomis dan konsumsi daya yang
lebih rendah.
(Leroux, 2012).
Keunggulan RTOS dibanding dengan GPOS adalah pada sistem komputer yang
dipergunakan untuk mengontrol air bag pada mobil. Sistem didesain agar
melontarkan air bag dalam kurun waktu <1 detik sejak terjadi benturan
keras. Sistem komputer untuk air bag yang menggunakan RTOS
selalu memberikan jaminan bahwa air bag akan keluar dalam waktu <1
detik. Sedangkan General Purpose OS tidak dapat memberikan jaminan
terhadap hal ini.
(Koolwal, 2008)
Daftar
Pustaka
Azikin, A. 2007. Debian GNU/Linux 2nd
Edition. Jakarta: INFORMATIKA
Dwi, L. 2009. Pengembangan Embedded System Berbasis Linux, Makalah dipresentasikan pada Seminar Nasional Open Source III, 7 November, Bandung.
Laplante, P A. 2008. RealTime Systems Design and Analysis
Leroux, P. 2012. Exacly when do you need an RTOS? QNX Software Systems Whitepaper.
Koolwal, K. 2008. Myths and Realities of
Real-time Linux Software Systems. R&D OS Engineer VersaLogic
Tidak ada komentar:
Posting Komentar